Minggu, 07 April 2013

Awalnya adalah sebuah pertemuan kemudian menjadi pertemanan lalu menjadi persahabatan. Rasa peduli, rasa sayang, yang engkau berikan kepadaku mengubah status kita menjadi pasangan. Secara tidak sengaja Tuhan mempertemukan kita di sebuah tempat "Sekolah".
Kau mengajakku pergi berjalan bersama denganmu sepulang sekolah hanya berdua ke suatu tempat. Kau menegur ku bila ku sedang tak belajar. Kau menyanyakan ku saat ku  bersedih, bimbang, belum makan. kau mengangkatku saat ku terjatuh.

Namun, ada hari dimana Tuhan memisahkan kita berdua. kita menjadi aku. kita menjadi kamu. Dan saat itu juga sikap mu tak sama lagi dengan yang dulu ku kenal. Menyapa pun tak pernah, bertanya kabarku pun tidak. Sedih..sedihh..hatiku... Tak mampu melakukan apapun. Melemah diriku.

Kau mendapat pengganti diriku. tak tahu kah engkau bila diriku bersedih disini, kesepian. Ingin mengakatan ini kepadamu namun apa daya, kita bahkan tak pernah komunikasi lagi.
aku hanya terpuruk dalam kekelaman ini. aku bersedih dan hanya bisa melihat bintang setiap malamnya. dan tersenyum untuk menutupi kesedihan dan luka ini.

Lalu, aku sadar. tak ada guna ku terpuruk dalam kekelaman ini semua. jika engkau mendapatkannya, makra aku pun bisa. aku bangkit, tak berusaha mengetahui tentangmu lagi. apapun mengenai dirimu. ku hapus namamu di jejaring social, bahkan contact hapeku lagi.

Trimakasih, karna engkau mendapatkan pelajaran bahwa dari luka yang kau beri menghasilkan sikap dewasaku kini.
Trimakasih aku telah menjadi wanita yang tegar... :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar